Tubuh dan Jantung Sehat Melalui Informasi Nutrisi Produk

September 27, 2016 Leave a comment

Penyakit jantung saat ini merupakan hal yang sangat penting menjadi perhatian. Utamanya adalah karena penyakit ini merupakan salah satu “penyakit dalam” yang tidak bisa dideteksi gejalanya oleh kasat mata, kecuali oleh mata dokter. Penyakit ini bisa muncul karena faktor keturunan, makanan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik/olahraga, dan stres.

Menjaga makanan sehat dengan nutrisi seimbang adalah salah satu tantangan yang paling sulit dihadapi. Manusia secara umum makan 3 kali sehari, ditambah beberapa kali mengemil, katakanlah 2 kali, maka dalam sehari minimal manusia telah mendapat 5 kali tantangan menjaga dan mengendalikan asupan sehat.

Banyak sudah himbauan dari pakar kesehatan, pemerintah, maupun orang tua, untuk menjaga pola makan yang sehat dan seimbang, karena keseimbangan berat badan merupakan hal yang esensi dalam mencegah penyakit jantung Anjuran yang sering disampaikan adalah mengurangi makanan berlemak, santan, gorengan, dsb. Namun sebenarnya banyak hal penting lainnya yang jarang digaungkan. Salah satunya adalah kesadaran dan ketelitian membaca nutrition fact (informasi nutrisi) pada  makanan/minuman kemasan.

Dalam kehidupan modern yang ditandai dengan semakin tingginya teknologi dan budaya instan masyarakat, permintaan dan kebutuhan terhadap produk makanan dan minuman instan dalam bentuk kemasan (produk kemasan) berkembang sangat cepat. Produk instan tersebut sebenarnya merupakan solusi yang baik karena dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan diiringi dengan penyediaan informasi nutrisi yang detail pada bagian kemasannya.

Permasalahannya adalah, tujuan mulia pencantuman informasi nutrisi pada kemasan tidak disambut baik oleh konsumen. Konsumen sering tidak peduli dengan informasi tersebut. Kalaupun ada kepedulian, hanya sekedarnya saja. Konsumen misalnya, lebih sering mempersoalkan kandungan penyedap rasa dan bahan pengawet pada makanan, namun sering tidak peduli atau tidak paham dengan kandungan jumlah kalori, kadar lemak, gula, garam, dan karbohidrat pada produk kemasan tersebut. Padahal kandungan tersebut jika tidak dikontrol asupannya dapat dengan cepat meningkatkan berat badan menuju obesitas, yang pada akhirnya meningkatkan potensi terkena penyakit jantung.

Sebagai contoh, konsumen sering gagal paham dengan produk susu rendah lemak kemasan. Susu rendah lemak memang baik, namun perlu dilihat juga kadar gula dan karbohidrat yang dikandung pada produk tersebut. Jika kandungan gula dan karbohidratnya tinggi, maka tetap dapat meningkatkan berat badan,[1] terutama jika dikonsumsi berlebihan.

Contoh lain adalah produk mie instan. Banyak konsumen yang juga belum paham kalau mie instan goreng memiliki kadar lemak yang jauh lebih tinggi daripada mie instant rebus. Tidak jarang kita melihat konsumen yang mengkonsumsi 2 bungkus mie instan goreng sekaligus dan dilengkapi dengan campuran telur.

Produk susu dan mie kemasan adalah salah satu fast moving goods yang sudah menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat modern. Tapi, berapa banyak dari mereka yang paham cara penggunaannya? Perlu dicatat, contoh yang diberikan baru sebatas susu dan mie instan, belum mencakup produk laris lainnya seperti minuman bersoda yang sangat tinggi gula, atau coklat yang lebih banyak gulanya ketimbang coklatnya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam membaca informasi nutrisi pada produk kemasan. Selain penting, menghitung kandungan nutrisi pada produk kemasan lebih mudah dilakukan daripada menghitungnya pada makanan segar, karena informasi nutrisi pada produk kemasan sudah tertulis rapi dan detail, sehingga konsumen dapat memperkirakan dan menghitung sendiri asupan nutrisi yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik tubuh masing-masing.

Pilihan terbaik memang mengkonsumsi makanan segar. Namun tidak dapat dipungkiri kalau produk kemasan telah menjadi barang yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan modern. Untuk itu, masyarakat harus lebih bersemangat dan sadar akan pentingnya melihat informasi nutrisi. Toh melakukannya tidak sulit, hanya perlu tambahan waktu tidak lebih dari satu menit untuk melihat dan membandingkan informasi nutrisi dari satu merek produk dengan merek lainnya yang tingkat kandungan nutrisinya hampir pasti selalu berbeda.

Konsumsi produk kemasan bukan perkara yang asing, khususnya pada masyarakat perkotaan. Seseorang bisa dalam sehari hanya mengkonsumsi produk kemasan. Dimulai dengan sarapan sereal dan susu, siang hari dengan roti, dan ditutup malam hari dengan mie instan, semuanya dalam bentuk kemasan. Tren seperti ini akan terus meningkat mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, kepedulian terhadap informasi nutrisi merupakan hal yang krusial bagi masyarakat.

[1] https://duniafitnes.com/fat-loss/benarkah-memilih-susu-rendah-lemak-low-fat-untuk-diet-bagian-2.html akses 26 September 2016

Nama Anak Pilihan

April 10, 2014 Leave a comment

Berikut adalah beberapa nama anak pilihan saya sendiri, sebagian diantaranya adalah nama yang awalnya untuk anak saya tapi tidak jadi. tidak jadi bukan karena nama tersebut tidak baik, tetapi saya selalu melihat “garis” dan “bentuk wajah” anak saya dalam menentukan nama. Misalnya untuk anak saya yang pertama, dari sejak istri saya hamil saya sudah mantap mempersiapkan nama Zainab untuk anak saya, karena Zainab adalah nama istri, dan anak Rasulullah Saw., namun ketika sudah lahir setelah melihat2 dan memandang wajahnya, saya melihat anak saya lebih “Fathimah” daripada “Zainab”, maka berubahlah nama anak saya menjadi Fathimah Hilwah. Nama anak kedua saya juga demikian, saat istri hamil saya sudah siapkan nama anak saya antara Umar, Hamzah, Khalid, atau Fatih. Namun akhirnya anak saya namanya jadi Qasim, lengkapnya Muhammad Qasim Al-Fatih.

Anak Laki-Laki:

Abdullah Adam

Muhammad Adam

Khalid Mutawakkil

Abdurrahman Musa

Abdullah Isa

Yusuf Karim Attamimi

Ahmad Karim Majid

 

Anak Perempuan:

Zainab Indana Rahmah

Zainab Rahmah

Fathimah Rahmah

Bersambung..

Review Asus X202E / S200

March 6, 2013 Leave a comment

Sebelumnya saya cerita dikit sejarahnya ya. dari sejak 2thn lalu pengen banget beli tablet biar lebih mobile gitu. tapi kok saya dari dulu ga terlalu tertarik sama android-android itu, bagi saya android itu untuk maen2an doang. mungkin anggapan itu tidak benar, tapi hampir setiap orang yang lagi megang tablet yang saya temui itu sedang main game, dengerin MP3, foto2, dan browsing2. maka dari itu saya nyari2 tablet yang berbasis windows. saya coba telusuri saya cuma menemukan acer dan archos doang adanya (masih win7). karena pilihannya ga banyak jadi saya ga ambil dulu, dan ditambah dengan kabar akan munculnya win8 yang touchscreen membuat saya bersabar dulu sampai 2013.

kesabaran membuahkan hasil, sejak awal 2013 banyak bermunculan notebook, tablet, dan tablet+docking berbasih win8. yang pertama saya temui di pasaran ya si acer itu (acer lagi, saya ga tll suka sama merek ini), akhirnya saya tunda lagi sambil nyari2 informasi. sebenarnya yang saya cari adalah dua pilihan, pertama, tablet win8+ docking dengan processor di atas atom dengan harga dibawah 8jt, kedua ultrabook win8 touchscreeh dibawah 14inch dengan harga dibwh 8jt. pilihan yang rada mustahil bukan hahaha. sebenarnya yang saya cari ketemu c (dari segi spek), yaitu samsung ativ dengan intel i5, cm harganya itu 14jt he he he..

setelah mencari2 informasi sana sini dengan sedikit menurunkan standar mimpi, akhirnya ketemulah asus x202e, dengan processor intel i3, RAM 4gb, win8, touchscreen, vga intel hd 4000, 11,6 inch,  harga dibawah 6jt. agak sedikit surprise melihat perbandingan spek dengan harganya,  tapi setelah coba telusuri lagi ternyata memang ga ada satupun merek lain yang ngeluarin dengan spek dan harga segini. karena pilihan cuma 1, maka mantaplah saya Bismillah beli ni barang.

Pagi hari saya lihat di koran kompas ada iklan laptop Asus Vivo Series, ada yang S400 dan S200. Setelah diperhatikan speknya lho kok yang S200 ini sama persis dengan x202e. Siangnya langsung saya ke Mangga Dua untuk eksekusi. Di Mangga Dua ternyata barang ini sulit ditemukan juga, saya nemunya di megacom dan suryacom dan satu lagi lupa namanya  tapi kayaknya barangnya ga ready stock di tokonya. di suryacom harganya 5,75jt tapi hanya ada 1 warna. di megacom harga sama tapi ada dua warna. akhirnya saya ambil yang warna silver

berhubung saya bukan pakar IT jadi langsung aja saya kasih kesimpulan singkatnya ya

kelebihannya:

tentunya harga yang sangat reasonable

sudah touchscreen

windows 8, windows ini cantik tapi perlu waktu untuk adaptasi dan penyesuaian.

bentuk fisik yang tipis, kokoh, dan elegan

ukuran 11,6 tapi kayaknya lebih besar dari 11,6 pada umumnya

processor intel core i3, lumayan

kekurangannya:

fisik agak sedikit berat, tapi ga tll berat kok

layarnya akan sedikit goyang klo disentuhnya agak keras

batre cuma tahan 3,5jam

klo dicek spek di systemrequiremenlab dedicated video ram cuma 32mb, sudah diupdate drivernya tetap juga kyk gt, masak iya sih cuma segitu? ini yang belum terpecahkan. saya sudah tilpun call center katanya patokan mereka di dxdiag bukan di systemrequirementlab. memang sih klo dxdiag approx memorinya sekitar 1600mb. mungkin ada yang bisa bantu jelasin mengenai ini?

nah udah segitu aja review saya ya. ini barang sudah saya pake 2 mingguan, dan cukup mencuri perhatian rekan kerja, banyak yang kagum dan ternyata banyak juga yang lagi ngincar ini barang he he

ok ya, salam asus

Benarkah Orang Zhalim/Ahli Maksiat Bisa Hidup Bahagia?

December 4, 2012 1 comment

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita melihat orang zhalim, jahat, koruptor, penipu, ahli maksiat, yang meninggalkan kewajiban seperti shalat fardhu dan zakat,  atau orang yang tidak beriman hidup dengan bergelimang harta, memiliki tahta, dan berbagai kesenangan lainnya. Benarkah mereka hidup bahagia? sesungguhnya itu adalah kebahagiaan yang semu. perhatikan hadits dan ayat Al-Qur’an dibawah ini

“Jika kamu melihat Allah ‘Azza Wajalla memberikan sebagian kenikmatan dunia kepada seorang hamba sesuai kesukaannya di atas berbagai kemaksiatannya, maka itu hanyalah istidraaj (kenikmatan yang menipu).” (HR. Ahmad)

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’aam: 44)

Dr. A’idh bin Abdullah al-Qarni dalam bukunya “Jangan Berputus Asa” menulis:

Manusia menyangka bahwa jika dia tidak diazab karena dosa yang dilakukannya semasa masih hidup, berarti ia telah selamat darinya. sebagian orang bertanya “Mana sanksi-sanksi dosa yang diperuntukkan Allah bagi siapa yang bermaksiat kepadaNya, sebagaimana yang kamu klaim? Disana ada ribuan manusia yang kafir, musyrik dan ateis. Kami tidak melihat sanksi atau gangguan yang menimpa mereka.” Kita katakan kepada mereka: Tunggu, tunggu! Apakah kamu menyangka bahwa Allah akan menurunkan para pasukan dari langit, burung-burung, atau mengirim halilintar? Sanksi itu adalakanya berasal dari tengah-tengah berbagai urusan yang tidak diketahui oleh manusia. Diantaranya misalnya, kekerasan hati.

“Bahkan sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebagian kecil dari mereka.” (QS. An-Nisa’: 155)

Allah mengunci hati hamba sehingga ia tidak bisa melihat, mendengar, dan menerima nasehat. Allah Swt. berfirman,

“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan. Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka dan dibutakanNya penglihatan mereka.” (QS. Muhammad: 22-23)

Ibnul  Jauzi berkata dalam Shaid al-Khatir, “seorang abid atau seorang alim dari Bani Israil berkata, “Wahai Tuhanku, berapa banyak aku bermaksiat kepadaMu dan berapa banyak Engkau memberi ampunan kepadaku, lalu dimanakah sanksi itu?’ Allah menjawab, ‘Bukankah aku menghalangimu untuk mendapatkan lezatnya bermunajat kepadaKu.’ Yakni, bukankah Aku menghalangimu untuk beribadah, shalat, dan bermunajat kepadaKu, serta Aku menghalangimu mendapatkan manisnya dzikir dan manisnya istighfar. Sebab banyak manusia membaca dan belajar tetapi tidak mendapatkan manisnya iman, karena terputus hubungan antara dia dengan Allah.”

Manusia zhalim atau ahli maksiat, walaupun mereka terlihat bahagia dan ceria, sesungguhnya mereka rapuh mentalnya. Hanya saja rapuhnya mereka tidak selalu terlihat oleh publik, kadang Allah hanya memperlihatkannya kepada orang-orang terdekatnya saja. Tidak jarang kita lihat para artis ahli maksiat yang rumah tangganya hancur lebur oleh perselingkuhan, atau yang terjerat kasus narkoba, ini adalah bukti rapuhnya mental mereka. Sebagian lainnya tidak terlihat kerapuhannya, namun orang-orang terdekatnya seperti suami/istri atau anaknya atau orangtuanya atau teman terdekatnya pasti bisa merasakannya.

Categories: Keislaman

Bayi korban Metode Ini Itu

October 18, 2012 Leave a comment

Ada gejala baru menjangkiti ibu-ibu zaman sekarang dalam mendidik dan membesarkan anaknya, khususnya mereka sang wanita karir. Mereka dihujani berbagai metode dalam mendidik dan membesarkan anak. Ada banyak sekali ragamnya metode-metode tersebut. Ada cara mengajarkan anak makan, mengajar membaca, mengajar jalan, dsb.  Biasanya para ibu tersebut mendapatkan informasi metode tersebut melalui googling, baca majalah/tabloid, dan cerita teman kerjanya. Sayangnya, tanpa ada saringan dan pendalaman materi, metode tersebut langsung diterapkan kepada sang bayi di rumah, maka jadilah bayinya yang tercinta seperti “kelinci percobaan”. Maka jangan heran jika ada bayi yang dirumahnya dijejali dengan sistem dan alat bantu ini itu. untuk makan, jalan, buang air dll pakai alat bantu yang tujuannya adalah “agar cepat bisa”. bahkan bayi di bawah satu tahun pun sudah dijejali tehnik pengenalan huruf dan angka. Saya sendiri pernah terpana melihat teman saya membeli buku berbahasa asing yang isinya adalah “bagaimana cara memberi makan anak”. pertanyannya adalah, sudah sedemikan bodoh kah orang tua kita di zaman dahulu dalam membesarkan kita? apakah kita sekarang buta huruf? tidak bisa makan pake sendok? tidak bisa jalan? tidak bisa menggunakan closet?

Sudahlah bu, jangan jadikan anakmu “kelinci percobaan” atau pemuas nafsu rasa penasaranmu, atau bahkan sekedar menjaga gengsimu agar tidak ketinggalan zaman.. 

Biarlah bayi kita yang lucu itu tumbuh dengan apa adanya dan sewajarnya..

Kita tidak perlu mengajarkan monyet mengupas mangga bukan?..biarkan dia mengambil dagingnya dengan caranya sendiri

Anak saya ulang tahun yang pertama, tidak akan saya bikin perayaan

September 16, 2012 Leave a comment

Alhamdulillah, hari ini genap anak saya tersayang Fathimah Hilwah berulang tahun yang ke-1. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada saudara dan teman yang telah mengirimkan doa dan ucapan selamat, semoga Allah membalas kebaikan kalian semua, amin.

sesuai dengan judul diatas, saya tidak ada rencana melakukan perayaan ulang tahun anak saya, karena beberapa hal :

Pertama, perayaan ulang tahun sangat berpotensi menjadikan takabur umur. Contohnya misalnya seorang anak akan berulang tahun di tanggal 10, maka si orang tua akan melakukan persiapan mulai dari jauh-jauh hari bukan? pertanyaannya, apakah sudah pasti sampai umur anak itu  ke tanggal 10? belum tentu kan?. Mensyukuri itu adalah bagi sesuatu yang sudah didapat, bagi sesuatu yang belum didapat yang harus dilakukan adalah..berdoa.

Kedua, saya tidak menemukan adanya tuntunan dalam Islam untuk merayakan perayaan ulang tahun. mohon kasih saya informasi jika ada tuntunan mengenai hal ini

ketiga, di Jakarta, tidak gampang bagi orang untuk datang dan pergi. Lusinan pertimbangan diperhitungkan sebelum seseorang untuk keluar rumah. oleh karena itu, saya khawatir akan memberatkan, merepotkan, dan mengganggu waktu istirahat orang hanya untuk datang merayakan ulang tahun anak saya.

keempat, saya sendiri juga pengen istirahat. InsyaAllah saya masih punya banyak cara untuk membuat anak saya happy tanpa membuat perayaan

 

Tips Memilih Suami

Berikut saya coba sharing opini pribadi saya mengenai tips memilih suami yang baik. ulasan saya ini 100% subjektif dan tanpa metode penelitian ilmiah, hanya sekedar opini saja..

1. pilihlah yang shalat subuhnya baik. salah satu ibadah yang paling berat bagi anak muda, khususnya bujangan adalah shalat subuh. hanya pria-pria pilihan yang mampu melaksanakannya dengan baik dan benar. jangan silau dengan mereka yang bagus dan sempurna shalat magribnya, shalat magrib itu tidak terlalu sulit, anak kecil pun melakukannya. jika pria tersebut shalat shubuhnya baik, mudah-mudahan kalau pun dia bejat tidak bejat-bejat amat. Apalagi kalau pria tersebut rutin shalat subuh berjamaah di masjid, ini istimewa.

2. pilihlah yang yatim sejak kecil. biasanya anak laki-laki yang yatim sejak kecil tumbuh menjadi anak yang kuat dan tidak cengeng.

3. pilihlah yang perantau. anak rantau biasanya tumbuh menjadi anak yang lebih ulet, tahan banting, dan kreatif.

4. pilihlah yang suka humor. tentu anda tidak ingin suasana rumah tangga anda seperti museum. anda juga akan tidak nyaman jika pasangan anda garing sepanjang hari, atau tidak dapat memahami joke atau candaan yang anda lontarkan

5. ada baiknya anda memilih yang satu suku, ini tidak terlalu penting. menjadi sedikit penting ketika persiapan pernikahan, perbedaan adat bisa menimbulkan percikan dan gesekan yang serius antar dua keluarga besar, jika tidak dimanage dengan baik bukan tidak mungkin berakhir dengan pembatalan.

6. Sebagai tambahan, jika anda ingin hidup anda lebih berwarna, pilihlah pria yang berkarakter. Yang dimaksud dengan berkarakter adalah yang “beda”, atau “tidak pasaran”. Ciri utamanya adalah pria tersebut senang dan sering berbeda dengan yang lain, tentu yang dimaksud berbeda adalah masih dalam koridor kebaikan.